Allah, jika ini yang terbaik. Jadikan aku kuat. Akan kuikuti segala inginMu tanpa tanya mengapa.
Aku siap menelan berbagai persepsi dan sangka. Tidak bicara selain apa yang patut diketahui. Dan belajar meregulasi diri dengan lebih keras.
Tak kan ku jawab tanya mereka dengan kata2. Biar tiap hari yang lewat menunjukkan. Tentang kebersihan niat dan sikap.
Maka, bantu aku Ya Rabb.
Mudahkanlah, dan jangan dipersulit.
Kuatkanlah dan jangan dilemahkan.
Amiiin...
Showing posts with label Di pendalaman. Show all posts
Showing posts with label Di pendalaman. Show all posts
Saturday, November 05, 2011
Friday, September 30, 2011
heartbreak
saya tidak pernah meminta berada dalam situasi seperti ini. Tidak juga pernah menyengajakan diri terjebak dalam keadaan yang tidak ideal. Tuhan tahu seberapa saya berusaha. Menahan diri. Meredam ledakan. Menelan stimulus yang tidak mengenakan. Atau menangkis tiap aksi yang membahayakan diri. Tidak perlulah saya bicara pada semua. Toh, tak ada hal yang saya lakukan tanpa berpikir tentang resikonya pada diri saya sendiri. Kalaupun terlihat ada yang berbeda, nasehati saya dengan kata2 yang lembut. And say it personally. Tidak di depan banyak orang dan menciptakan prasangka-prasangka baru.
Huff... Saya kira hati plastik macam yang saya punya kebal dari bantingan keras. Ternyata, goresan kata juga bisa buat saya kecewa.
Hasbunallah wa ni'mal wakiil...
Huff... Saya kira hati plastik macam yang saya punya kebal dari bantingan keras. Ternyata, goresan kata juga bisa buat saya kecewa.
Hasbunallah wa ni'mal wakiil...
Friday, July 15, 2011
menujuMu
semoga kelak ada buah manis yang bisa kita petik dari pohon kepasrahan yang ditanam. ingat saja, pemanah tidak menjadi ahli pada lesatan anak panah pertama. pasti ada puluhan anak panah lainnya yang gagal tertancap di sasaran. karena ia kurang pandai memperhitungkan kekuatan tangan dan mempertemukannya dengan arah angin yang tepat. tapi, pasti ada keniscayaan, bahwa di tiap anak panah yang gagal menancap di sasaran, si pemanah belajar satu hal yang baru. yaitu bagaimana mempertemukan kekuatannya dengan arah angin hingga anak panah menancap tepat di tengah sasaran.
sore ini, saya tertegun membaca status mas herry mardian,
"Awal akal dan jiwa ini, ketika jarak bermula, adalah bersama-Mu. Engkaulah juga ujungnya, dan segala diantaranya. Aku cuma bisa bergerak ke arah-Mu."
ya, saya harusnya ingat, bahwa awalnya saya, tiadanya saya hingga mengada di dunia, haruslah berujung padaNya di kedua sisi.
aku mencintaiMu Ya Allah...
ku mulai dari lisanku,
dan belajar menyesapkan cinta itu terus menerus ke dalam kalbu.
aku belajar bergerak ke arah-Mu.
dengan merangkak pun aku mau.

Friday, July 01, 2011
malam pertama di bulan juli
bulan juli, si ibu suri mendoa supaya bulan ini berkah. Saya, mengamini dalam-dalam.
Bulan juli, udara dingin dan hujan masih menyambangi. Mungkin Tuhan tau akhir2 ini laku saya sedang terlalu 'lincah'. Perlu diguyur air dari langit agar paham makna jeda.
Bulan juli, saya merasa makin berkurang kesempatan berbuat kebaikan. Dan masih saja kurang berilmu dalam ketaatan.
Bulan juli, saudara terkasih menggenapkan ikatan. Dah, ah. Saya si yang mengaku saudaranya tak bisa datang. Maaf...
Bulan juli, waktu terasa semakin kencang berlari. Hampir semua kawan mulai menyebrang, dan saya hanya bisa menatap mereka dari sisi yang bersebrangan. Menunggu giliran.
Bulan juli, makna bersenang-senang makin tereduksi. Tak lagi cukup nyaman dengan lalala bersama kawan. Hidup tenang dengan tak banyak interaksi sepertinya lebih membuat saya senang.
Bulan juli, sudah baik kah saya sebagai hamba? Sebagai puteri? Sebagai kakak? Sebagai teman? Sebagai pekerja? Dan sebagai perempuan?
Ah, rasanya masih jauh saja.
Bulan juli, udara dingin dan hujan masih menyambangi. Mungkin Tuhan tau akhir2 ini laku saya sedang terlalu 'lincah'. Perlu diguyur air dari langit agar paham makna jeda.
Bulan juli, saya merasa makin berkurang kesempatan berbuat kebaikan. Dan masih saja kurang berilmu dalam ketaatan.
Bulan juli, saudara terkasih menggenapkan ikatan. Dah, ah. Saya si yang mengaku saudaranya tak bisa datang. Maaf...
Bulan juli, waktu terasa semakin kencang berlari. Hampir semua kawan mulai menyebrang, dan saya hanya bisa menatap mereka dari sisi yang bersebrangan. Menunggu giliran.
Bulan juli, makna bersenang-senang makin tereduksi. Tak lagi cukup nyaman dengan lalala bersama kawan. Hidup tenang dengan tak banyak interaksi sepertinya lebih membuat saya senang.
Bulan juli, sudah baik kah saya sebagai hamba? Sebagai puteri? Sebagai kakak? Sebagai teman? Sebagai pekerja? Dan sebagai perempuan?
Ah, rasanya masih jauh saja.
Tuesday, June 28, 2011
Doa Suku Indian Sioux
Wahai Yang Maha Agung,
yang suara-Mu terdengar dalam angin berhembus
Engkau, yang nafas-Mu menjadikan bumi hidup
Dengarlah permohonanku
Hamba, satu dari ciptaan-Mu, menghadap Engkau
Hamba, yang kecil dan lemah
butuh kekuatan dan kebijaksanaan-Mu
Perjalankan hamba senantiasa dalam keindahan
Jadikan mataku tak pernah lupa indahnya lembayung surut mentari
Jadikan tanganku selalu menghargai apa yang telah Kau ciptakan
Jadikan telinga hamba tajam mendengar-Mu
Jadikan hamba bijak, agar hamba mengerti
ilmu yang kau ajarkan pada semua ciptaan-Mu :
Ilmu yang Engkau sematkan pada setiap helai dedaunan dan batu
Jadikan hamba kuat!
Bukan untuk bangga berjaya atas semua saudaraku,
tapi untuk bertarung
dengan lawan terbesarku:
Diriku sendiri
Jadikan hamba selalu siap untuk datang pada-Mu
dengan mata yang tegak memandang ke depan
Agar saat nafasku surut seperti terbenamnya matahari
Jiwaku bisa melangkah ke arah-Mu
tanpa merasa malu
Amin
Do’a Suku Indian Sioux, terjemahan bahasa Inggris oleh Kepala Suku Yellow Lark (Lakota)
Diterjemahkan oleh Herry Mardian,
terinspirasi dan diadaptasi dari terjemahan bebas Lucky G. Adhipurna dan dari teks asli.
salam...
menuju ramadhan, menuju 26, dan menujuMu...
Allahumma... sungguh hamba rindu...
Tuesday, June 07, 2011
hierarki cinta

Salam...
Ini hanya pendapat saya. Saya sepertinya jarang menuliskan tentang cinta antara dua kutub yang berlawanan secara terbuka. Tapi kali ini saya tidak bisa menahn diri untuk tak mengetukkan jari-jari saya pada tuts keyboard dan merangkai bahasa rasa dan bahasa pikir saya ke dalam bentuk kata yang bisa kita persepsikan bersama.
*okey, saya perlu menarik nafas dahulu. Hmph…*
Hari ini dan beberapa hari belakangan ini kami (saya dan orang-orang disekeliling saya) membicarakan tentang sebuah fenomena particular yang kecil tapi bisa merusak yang universal. Apalagi kalau bukan masalah yang berhubungan dengan tugas perkembangan dewasa muda. Intimacy, Erikson mengistilahkannya.
Ketahuilah, ketika seorang yang lurus akidahnya mencintai atau merasakan ketertarikan pada seorang yang bukan mahramnya, dia pasti tidak akan melakukan aksi-aksi yang bisa merusak akidah orang tersebut. Apabila dia laki-laki, dia tidak akan menjatuhkan rayuan, baik itu berupa kata manis, perhatian, nasihat-nasihat atau apapun kepada perempuan yang dia memiliki keterarikan padanya. Apabila perempuan, dia akan segera mengambil tindakan tegas saat didekati oleh seorang yang bukan mahramnya demi menjaga diri dari kemungkinan fitnah yang jatuh padanya.
Seorang yang lurus akidahnya, akan selalu menjaga rasanya berada dalam hierarki yang patut. Saya pernah membaca dalam buku Anis matta, bahwa cinta jelas memiliki hierarki. Simaklah perkataan Rasulullah ketika saat Umar “menyatakan” cintanya, “aku mencintaimu wahai Rasulullah melebihi cintaku pada semua yang lain, kecuali diriku sendiri.” Rasulullah yang mendengar pernyataan cinta Umar bin Khattab malah melontarkan jawaban yang tak disangka-sangka, “Tidak! Wahai Umar! Sampai aku engkau cintai daripada dirimu sendiri.”
Perkataan Rasulullah tersebut jelas menohok Umar yang mungkin telah menyusun definisi terbaiknya tentang kecintaannya pada Allah dan RasulNya. Tapi, begitulah adanya. Cinta itu dimulai dari satu titik dan meluncur turun menjadi aliran cinta yang berjenjang. Pertama, tentu saja kecintaan pada Allah Azza Wa Jalla, Tuhan Semesta Alam yang menjadi hulu dan awal dari permulaan cinta. Kemudian cinta itu mengalir menuruni tangganya menuju cinta pada RasulNya. Ketika kita bilang kita mencintai seseorang, maka pasti kita akan belajar untuk mencintai sekelilingnya yang ada di lingkaran hidupnya. begitulah yang Allah pinta. Kalau menurut bahasa saya mah Allah bilang gini, “Kalau kamu mencintaiKu, buktikan donk.. cintailah yang Aku cinta padanya, Rasulku.” Kemudian mengalirlah cinta itu ke pelimbahan berikutnya….
Ah, yang pasti ketika kita punya rasa, jangan buat orang lain menderita kerusakan akibat cinta kita. Jagan menebar racun-racun yang bisa membuat aliran cintanya mati. Merusak jenjang yang telah digariskan dan mengakibatkan orang lain menjauhi sumber cinta yang seharusnya.
Sementara untuk yang jadi sasaran cinta, jangan begitu aja percaya pada kata-kata baik ataupun niat baik apalagi maksud baik. Teliti rasa lah. jawab dulu segala pertanyaan yang menimbulkan raguan dan menjadi acuan pengambilan keputusan. Tangkap tanda-tanda dengan bijak. Kita kan mau nyari barokatul hayah ni ceritanya, maka kita ya harus mendekatkan diri ke yang menberikan barokatul hayah tersebut, daripada membuat langkah-langkah menutupi sasaran dari sesuatu yang kita kira membahayakan posisi kita.
ah, saya beneran cuma mengeluarkan apa yang ada dalam pikiran saya aja. tentu bisa benar tetapi juga bisa salah. toh, saya hanya manusia biasa. saya pun masih harus banyak belajar. belajar menapaki tangga cinta dan menyusunnya sesuai hierarki yang seharusnya, sesuai dengan maunya Allah swt. tapi, mari kita belajar bersama-sama.
thank you, readers. may you have a blessed and lovely day.
Salaam... ;)
Friday, February 19, 2010
between a soul

merasa terlalu banyak mengecewakan orang lain akhir-akhir ini.
mencederai harapan diri sendiri.
oh, come on emma. ini lah bagian dari konsekuensi jalan yang kau pilih.
iya kah? tapi apa harus sebegini?
sadarlah. bukankah kau tahu bahwa ketangguhan tidak lahir dalam keadaan aman dan nyaman? badailah yang menciptakan pelaut yang ulung. kamu tau dengan pasti kalau kamu kuat. saat ini kamu hanya kurang sabar. konsentrasi, ma. fokus dan kendalikan dirimu. tetaplah berprasangka baik. Allah itu lebih tau yang terbaik bagi dirimu. kenapa harus merasa sulit dan sempit? segala hal yang terjadi, baik yang diinginkan atau tidak, yang diantisipasi atau tidak adalah bagian dari tarbiyah Allah untuk menguji seberapa keberserahanmu sebagai seorang hamba. jangan ngaku hamba jika tidak taat pada titah Tuannya. jangan merasa diri paling sulit. di dunia ini terlalu banyak orang yang jauh lebih sempit hidupnya daripada kamu. dan mereka bisa survive koq. bisa tetap bersyukur dan berhikmat dalam keimanan mereka.
ah, ya. kamu benar. sangat benar. tidak ada yang luput dari pengawasan Allah. dari kasih sayang Allah. semut aja bisa hidup koq, kenapa aku harus khawatir. terima kasih ya? kamu memang alter egoku yang paling baik.
ps. today, i've done another stupidity. made me cry a bit (and yeah, bahkan gw bodoh dalam menangis) but in a click, Allah gave me another chance. and i promise u, my self, i wont let u down. i'll break those legs. pray for me ya? ;p
pic taken from here
Wednesday, July 29, 2009
tengadah tangan
allahumma...aku cuma ingin tenang
jika resah, maka hilangkanlah
jika marah, maka redakanlah
jika dendam, maka buat aku jadi lupa
allahumma, demi Mu ku kan telan pil yang paling pahit,
tapi kemudian sembuhkan aku
tuluskan aku
lapangkan hatiku
amiiinnn....
jika resah, maka hilangkanlah
jika marah, maka redakanlah
jika dendam, maka buat aku jadi lupa
allahumma, demi Mu ku kan telan pil yang paling pahit,
tapi kemudian sembuhkan aku
tuluskan aku
lapangkan hatiku
amiiinnn....
Thursday, July 16, 2009
baiklah...
Kata kak didi, doa itu harus spesifik. Baiklah…
Ya Allah, hambaMu yang banyak maunya ini meminta jodoh yang terbaik.
Seorang pria sholeh yang dewasa dan fleksibel dalam berpikir.
Memiliki hati yang lembut dan tidak akan melakukan kekerasan pada istri dan anaknya kelak.
memiliki kemauan yang kuat dalam mencari rezeki yang halal dan berkah bagi keluarganya.
memiliki lisan yang fasih sehingga pandai berkomunikasi dengan sesamanya.
memiliki keistiqomahan dalam ibadah amal.
memiliki kesabaran dalam membimbing keluarga dan rasa syukur dalam menapaki hidup yang sulit.
memiliki keresahan yang tinggi saat melihat kondisi masyarakat sekitarnya dan mau berbuat sesuatu yang konkrit untuk menebar kebaikan bagi sekitarnya dan mencegah keburukan terjadi bagi dirinya, keluarganya dan masyarakat sekitarnya.
memiliki keterbukaan hati sehingga mengijinkan istri dan anaknya terlibat aktif membangun masyarakat bersamanya.
memiliki kecintaan pada ilmu dan mau berbagi ilmunya pada keluarga dan orang-orang di sekelilingnya.
memiliki keberanian dan daya juang yang tinggi untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka.
fisik...
ah, Allah tahu yang terbaik bagi hamba, bukan?
amiin.....
Ya Allah, hambaMu yang banyak maunya ini meminta jodoh yang terbaik.
Seorang pria sholeh yang dewasa dan fleksibel dalam berpikir.
Memiliki hati yang lembut dan tidak akan melakukan kekerasan pada istri dan anaknya kelak.
memiliki kemauan yang kuat dalam mencari rezeki yang halal dan berkah bagi keluarganya.
memiliki lisan yang fasih sehingga pandai berkomunikasi dengan sesamanya.
memiliki keistiqomahan dalam ibadah amal.
memiliki kesabaran dalam membimbing keluarga dan rasa syukur dalam menapaki hidup yang sulit.
memiliki keresahan yang tinggi saat melihat kondisi masyarakat sekitarnya dan mau berbuat sesuatu yang konkrit untuk menebar kebaikan bagi sekitarnya dan mencegah keburukan terjadi bagi dirinya, keluarganya dan masyarakat sekitarnya.
memiliki keterbukaan hati sehingga mengijinkan istri dan anaknya terlibat aktif membangun masyarakat bersamanya.
memiliki kecintaan pada ilmu dan mau berbagi ilmunya pada keluarga dan orang-orang di sekelilingnya.
memiliki keberanian dan daya juang yang tinggi untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka.
fisik...
ah, Allah tahu yang terbaik bagi hamba, bukan?
amiin.....
Sunday, March 29, 2009
Hey..
Hey, tau ga? Gw pengen banget jadi seseorang yang berarti buat lo. Jadi seseorang yang selalu jadi tempat curhat lo. Jadi seseorang yang dekat.
Dari dulu gw selalu berharap. Suatu saat qt akan punya suatu ikatan hati yang kuat. Entah sodara ato sahabat. Tapi sepertinya akan selamanya qt begini aja. Definisi hubungan qt tak kan lebih jauh dari ini. Lo (menganggap) gw selalu berada selevel lebih tinggi dari lo. Sementara gw (merasa) tak kan pernah bisa menginjak garis lebih dari ini. Ah!!
*diujung jalan itu, setahun kemarin. Kumenunggumu bidadari belahan jiwaku. Entah berapa lama, satu jam menanti. Kencan pertama hilang tak bertepi di jalanku*
masih inget lagu itu ga?
Dari dulu gw selalu berharap. Suatu saat qt akan punya suatu ikatan hati yang kuat. Entah sodara ato sahabat. Tapi sepertinya akan selamanya qt begini aja. Definisi hubungan qt tak kan lebih jauh dari ini. Lo (menganggap) gw selalu berada selevel lebih tinggi dari lo. Sementara gw (merasa) tak kan pernah bisa menginjak garis lebih dari ini. Ah!!
*diujung jalan itu, setahun kemarin. Kumenunggumu bidadari belahan jiwaku. Entah berapa lama, satu jam menanti. Kencan pertama hilang tak bertepi di jalanku*
masih inget lagu itu ga?
Subscribe to:
Posts (Atom)